Profil: Kelurahan Cipaku, Bogor Selatan, Bogor

0
79

Visi:
Penunjang Kota Perdagangan Dengan Potensi dan Pemberdayaan Lokal Menuju Kemandirian Kelurahan Tahun 2014

Misi:

Mengoptimalkan Potensi dan Sumber Daya Lokal yang Tersedia dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat.
Untuk mewujudkan Kelurahan Siaga sebagai Kemandirian Masyarakat untuk membantu, Mengatasi dan Menangani Masalah
Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia yang Setia dan Cerdas
Mengoptimalkan Layanan Prima bagi Komunitas dalam Menciptakan Segalanya yang Efektif, Efisien dan Transparan.

Cipaku adalah salah satu Kelurahan di Kabupaten Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, Indonesia Area: 116,5 Ha. dengan Jumlah Asosiasi Sekitar dan Asosiasi Masyarakat. Jumlah RT: 55 RT. Jumlah RW: 11 RW

Dengan batas teritorial berikut:
Sebelah Utara: Berbatasan dengan Kelurahan Pasirjaya dan Kelurahan Pasirmulya
Sisi Timur: Berbatasan dengan Kelurahan Pasirjaya
Sisi Barat: Berbatasan dengan Kelurahan Ciomas, Kab. Bogor
Selatan: Berbatasan dengan Kelurahan Mekar Jaya, Kab. Bogor

Keadaan Demografi
Berdasarkan laporan administrasi kependudukan, penduduk Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Barat hingga Desember 2009 adalah: 13.832 orang, dan jumlah Kepala Keluarga tercatat: 3,634 HH

Keadaan Geografis
Kelurahan Cipaku terletak di ketinggian +350 – 450 M dengan curah hujan rata-rata 3.500 – 4.000 M

Kelurahan Cipaku, Bogor Selatan, Kota Bogor, memiliki sepuluh program unggulan “terbungkus” dalam gerakan Kelurahan Sarebbu (Sehat, Rukun, Endah, Bersih dan Berbudaya). Kelurahan Sarebbu sendiri merupakan bagian dari program Pemerintah Kota Bogor (Pemkot) untuk mengorganisir kawasan di kawasan yang menggabungkan pengaturan fisik dan pemberdayaan masyarakat.

Kampung tematik dengan masing-masing keunikan dan kekhasan yang ada di Kota Bogor didorong dan menjadi fokus utama. Karena, sudah dimasukkan dalam Rencana Jangka Menengah Daerah (RPJMD), janji kampanye dan kegiatan terencana dari semua instansi, yaitu fokus pada pemberdayaan desa.

Hal ini dinyatakan oleh Walikota Bogor Bima Arya ketika ia menerima tim penilaian kompetisi Kelurahan (Evaluasi Pembangunan Kelurahan 2018) di Kelurahan Cipaku, Bogor Selatan, Kota Bogor, Rabu (18/07/18), yang juga didampingi oleh Ketua Bogor Kota PKK TP Yane Ardian

“Tahun lalu (Kelurahan) Katulampa, dan dilanjutkan. Tahun ini Alhamdulillah (Kelurahan) Cipaku. Tapi sebenarnya ini juga bertepatan dengan banyak daerah lain yang akan kita kembangkan menjadi Kelurahan tematik untuk mendukung pembangunan di pusat kota sambil juga memberdayakan daerah,” jelas Bima.

Untuk Kota Bogor, menurut Bima, kegiatan tersebut mempercepat pengembangan program yang dimiliki Pemkot Bogor. Seperti sepuluh program unggulan di Kelurahan Cipaku yang sangat kaya dan dilakukan oleh penduduk bersama dengan pejabat daerah dan instansi terkait.

“Mulai dari layanan pemerintah berbasis IT. Lalu mengapa disebut sehat, karena di sini ada program yang fokus pada ketahanan keluarga seperti membudidayakan ikan lele, membudidayakan tanaman alpukat. Karena cita-citanya dia ingin dikenal sebagai sentra budidaya Lele dan juga Dikenal sebagai Desa Alpukat. Begitu juga dengan peternakan ayam Arab yang telah dirintis di sini, “katanya.