Catatan Ketum ISSI Tentang Tour de Indonesia 2018

0
145

Tour de Indonesia 2018 akhirnya selesai diselenggarakan. Ajang balap sepeda skala internasional berlangsung semenjak 24-28 Januari 2018. Dibagi dalam 4 etape melewati 8 kota besar di Indonesia, Tour de Indonesia 2018 membangkitkan animo masyarakat yang luar biasa.

Pembalap Swiss tercepat di etape 1

Selama 4 hari gelaran, Tour de Indonesia 2018 menempuh jarak 615,9 km, diikuti oleh 115 peserta dari 22 negara. Ratusan peserta terbagi dalam 15 tim, di mana 4 tim berasal dari Indonesia, dan 11 tim internasional (kontinental).

Sesudah 7 tahun vakum, tour de Indonesia 2018 kembali membangun an event ini. Dengan klasifikasi 2.1, Tour de Indonesia 2018 jadi sejarah ajang tertinggi balap sepeda di Indonesia.

Menutup rangkaian acara, Ketua Umum PB ISSI, Raja Sapta Oktohari, bak kehilangan kata-kata untuk mengucap rasa terima kasih kepada semua pihak yang memberikan dukungan.

“Saya berterima kasih kepada semua pihak yang menyukseskan Tour de Indonesia. Saya tidak tahu lagi bagaimana cara berterima kasih kepada semuanya yang sudah mengawal event ini. Akhirnya, ajang balap sepeda 2.1 bisa digelar di Indonesia,” kata Okto dalam sambutannya.

Tapi demikian, Oktohari mengakui event ini masih banyak kekurangan. Oleh sebab itu, segala kekurangan di ajang kali ini dijanjikannya akan jadi materi penilaian, jelang perhelatan ajang yang sama tahun depan.

Pria yang akrab disapa Okto ini juga cukup kaget dengan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi, sepanjang etape, yang menyambut event.

“Ini hanya sebuah awal. Awal untuk menjadi lebih baik lagi ke depannya. Karena, ini adalah event tertinggi dalam sejarah balap sepeda Indonesia. Saya tahu masih banyak tantangan dan kekurangan. Ini akan jadi bahan evaluasi kami ke depan,” ujar Okto melanjutkan.

“Kami lihat dukungan masyarakat yang menyaksikan di pinggir jalan, mulai dari Jogja sampai ke Denpasar. Masyarakat dukungannya luar biasa sekali. Ini juga yang mendongkrak semangat para pembalap, yang tadinya sudah lemas jadi semangat lagi,” katanya.