Gadis Cilik Selamat Meskipun 19 Kali Ditikam Temannya

0
93

Remaja yang menikam kawan sekelasnya hingga 19 kali akhirnya dijatuhi hukuman tahanan dalam hal ini mesti tinggal di rumah sakit jiwa selama 40 tahun. Morgan Geyser sebagaimana dirilis Metro, menikam kawan sekelasnya Payton Leutner sampai 19 kali di salah satu wilayah pinggiran dan hutan di Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat.

Morgan Geyser sebagaimana dirilis Metro, menikam kawan sekelasnya Payton Leutner sampai 19 kali di salah satu wilayah pinggiran dan hutan di Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat.

Geyser disebutkan di pengadilan sebagai sosok yang rentan dengan riwayat panjang halusinasi dan ilusi. Dia berpotensi membahayakan diri dan orang-orang di sekitarnya.

Dalam persidangan, Geyser mengakui bahwa ia dan 1 orang sahabatnya bernama Anissa Weier memang sengaja menggiring Leutner ke hutan di wilayah pinggiran itu tatkala mereka sedang ikut acara menginap bersama. Sesudah menikam gadis yang waktu itu barus berusia 12 tahun itu, mereka meninggalkan Leutner di dalam hutan

Pada saat kejadian, teriakan Leutner didengar pesepeda yang kebetulan sedang lewat di sisi hutan dan menolong gadis kecil tersebut. Walau dalam kondisi kritis, ia berhasil diselamatkan.

Saat kejadian pada tahun 2014, ketiganya, 1 korban dan 2 pelaku sama-sama masih berusia 12 tahun. Geyser mengatakan, ia memang berencana menghabisi Leutner lantaran mendapat bisikan dari “Slender Man”. Diketahui bahwa “Slender Man” adalah karakter fiksi dalam cerita dan film horor yang mempunyai wajah putih seluruhnya bahkan tanpa wajah.

Geyser dan Weier mengatakan, kalau mereka tidak menghabisi Leutner maka mereka berdua dan keluarganya yang bakal menjadi sasaran “Slender Man”.

Setelah dijatuhi hukuman 40 tahun dirawat di RSJ, Geyser mengungkapkan maaf kepada Leutner.

“Saya hanya ingin minta maaf kepada Bella dan keluarganya. Semoga dia sudah baik-baik saja,” kata Geyser, mengatakan Bella mengacu nama panggilan pada korban.

Sementara Weier pada Desember lalu telah dijatuhi sanksi tahanan rumah sakit jiwa juga dengan masa hukuman 25 tahun. Ia terbukti menjadi bagian persekongkolan usaha pembunuhan.