Aswari: Rumah Saya, Rumah Curhat Masyarakat

0
104

Nama Aswari Rivai tidak asing untuk penduduk Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.Dia adalah seorang bupati yang terkenal karena prestasi dan dekat dengan rakyat.

Aswari adalah satu-satunya bupati Lahat yang orang percaya untuk memimpin tempat kelahirannya selama dua periode. Aswari juga merupakan salah satu putra asli Lahat. Jadi tidak asing jika masyarakat Lahat merasa dekat dengan ayah empat anak. “Rasa sayang pemimpin membuat masyarakat jadi ingin maju dan hidup lebih baik,” ujar Aswari.

Selama dua periode sejak 2008, Aswari selalu menjadikan rumah pribadi sebagai tempat curhat orang-orang di sekitar masyarakat Lahat. Dia menjadikan rumahnya sebagai kantor kedua selain kantor Kabupaten Lahat. Setiap hari, ada saja orang yang datang untuk curhat.

“Masyarakat di sana panggil saya Kak Wari, tapi ada juga yang manggil saya Wari saja. Saya senang saat mereka manggil nama saya tanpa embel-embel, itu menandakan mereka merasa dekat,” ujarnya.

Saat bertugas dinas Aswari jarang mengenakan pakaian sebagai bupati atau walikota lainnya. Wari melakukan ini untuk bisa berbaur dengan masyarakat sekitar. Sejumlah desa di Lahat selalu dikunjungi untuk didengar curhatan warga.

Meski begitu, selama kepemimpinannya, pembangunan daerah tidak pernah lepas dari pengamatannya. Selama Melayani masyarakat selama dua periode Aswari telah  1.800 kilometer jalan di Lahat yang dibangun dan meningkatkan APBD dari Rp700 miliar menjadi Rp1,9 triliun.

Atas keberhasilannya membangun Lahat, serangkaian penghargaan yang diperoleh Aswari selama sepuluh tahun memimpin wilayah tersebut seperti Pancawarsa Pramuka 2010 ( Pramuka ); Manggala Karya Kencana 2010; Anubhawa Sasana Desa 2011; Dharma Bhakti Tahun 2011; Prasedya Eka Praya Tahun 2011; dan Satya Lencana Wira Karya Tahun 2012; Jasa Bakti Koperasi Tahun 2009; Peningkatan Produksi Beras Nasional 2010; . yang terbaru adalah mendapatkan anugerah Bintang Jasa Utama dari Presiden Joko Widodo pada 2016