Prof. Dr. Syahrial Bakhtiar: UNP Terus Berupaya Tingkatkan Kompetensi Guru Penjas

0
145

Sekolah dasar dan menengah selalu tidak menganggap penting pendidikan jasmani di sekolah dengan mengabaikan keterampilan motorik yang baik, perilaku hidup sehat dan latihan yang teratur. Jika ingin Anak bangsa Indonesia untuk bisa bersaing dengan negara-negara maju di dunia perlu tes kebugaran fisik siswa sekolah dasar dan menengah.

Prof. Dr. Syahrial Bakhtiar: UNP Terus Berupaya Tingkatkan Kompetensi Guru Penjas
“UNP sebagai lembaga pendidikan terus berupaya untuk meningkatkan kompetensi guru penjas di tiap jenjang pendidikan. Tetapi program aktivitas fisik dari tingkat sekolah dasar dan menengah tidak mendapat perhatian dari pemerintah, jika anak bangsa Indonesia ingin hebat harus tes kebugaran di sekolah,” kata Rektor Universitas Negeri Padang, yang diwakili Wakil Rektor IV Prof Syahrial Bakhtiar dalam penutupan International Conference On Sports Science, Health and Recreation (ICoSHR) di Auditoirum UNP, Kamis (15/3).

Syahrial Bakhtiar mengatakan, penerapkan metode yang paling efektif untuk pembelajaran penjas sudah diupayakan, bahkan pengembangan model yang dirasa bisa meningkatkan motivasi dan motorik peserta didik terus diperbaharui.

“Wujudkan pendidikan jasmani dengan adanya rapor dan pengontrolan kebugaran untuk siswa, kalau tidak dilakukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan seterusnya Dinas Pendidikan, baik Provinsi atau kabupaten dan kota seluruh Indonesia, maka anak Indonesia hebat tak akan muncul dimasa depan,” kata Syahrial Bakhtiar yang baru saja secara aklamasi dipilih untuk memimpin Ikatan Sarjana Olahraga Republik Indonesia.

Hal senada juga disampaikan nara sumber ICoSHR dalam diskusi paralel, seperti Prof Jacquelin d Goodway dan Prof Li Honjuanm PhD, menyarankan sekolah-sekolah mesti menerapkan Instruksi Sukses Kinelyetic untuk anak-anak prasekolah (SKIP).

Jacquie juga berujar, “Jika sekolah-sekolah mengadopsi program SKIP, masuk kedalam kurikulum sekolah dasar (penjas). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, program ini telah berhasil meningkatkan kemampuan motorik siswa dan ini membuat anak-anak Indonesia sehat dan bugar.”