Mengatasi Diare Pada Anak Dengan Pola Makan Sehat

0
54

Siapakah yang mau anaknya sakit? Tentu tidak ada yang mau bukan? Kondisi kesehatan yang paling sering menyerang anak-anak adalah diare. Diare pada anak biasanya terjadi akibat kebersihan makanan dan lingkungan yang kurang baik, sehingga bakteri dapat masuk ke dalam tubuhnya melalui makanan. Anak yang diare akan terlihat lemas. Meski sudah minum obat diare, sebagai orangtua Anda dapat mengatasi diare pada anak dengan memberikan asupan dengan pola makan yang tepat. Lalu, seperti apa pola makan yang dianjurkan ketika si kecil terkena diare?

Mengatasi Diare Pada Anak Dengan Pola Makan Sehat

Pola makan yang dianjurkan saat diare pada anak terjadi

Diare akan menyebabkan si kecil mengalami dehidrasi, bila tak diperhatikan asupan makan dan minumnya maka ia akan kondisi kesehatannya semakin memburuk. Maka itu, ada beberapa aturan pola makan yang sebaiknya dilakukan jika diare pada anak terjadi.

1. Berikan air minum yang banyak dan oralit, jika perlu

Salah satu akibat dari diare yang sering terjadi adalah  dehidrasi. Jadi, jika si kecil kena diare, Anda harus tahu dan perhatikan kondisinya, apakah ia mengalami kekurangan cairan (dehidrasi) atau tidak.

Biasanya, anak yang mengalami dehidrasi ringan hingga sedang akan merasa kehausan. Sementara jika ia terkena dehidrasi berat, justru ia akan malas untuk minum. Hal-hal seperti ini yang harus Anda ketahui. Untuk mencegah dehidrasi, usahakan tetap memberikan asupan cairan pada anak Anda. Jangan lupa untuk tetap memperhatikan kebersihan air minumnya.

Bila si kecil mengalami dehidrasi berat, oralit bisa jadi obat untuk mengatasi diare pada anak. Anak yang berusia kurang dari 1 tahun bisa diberikan oralit sebanyak 50-100 ml. Sedangkan jika anak berusia lebih dari 1 tahun, Anda bisa berikan 100-200 ml larutan oralit. Larutan oralit diberikan setiap anak mencret untuk menggantikan cairan yang terbuang saat itu.

2. Jangan hentikan ASI

Jika anak Anda masih minum ASI, tetap lanjutkan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan dan diteruskan sampai 2 tahun. Laktosa yang terkandung dalam ASI tidak menyebabkan diare bertambah parah. Malah sebaliknya, ASI dapat membantu mengatasi diare pada anak.

ASI mengandung antibodi yang berasal dari tubuh ibu yang bisa memperkuat kekebalan tubuh bayi. Dengan memberikan ASI, Anda juga bisa mencegah ia mengalami dehidrasi. Jangan memberikan si kecil makanan atau minuman apapun sebelum usia 6 bulan tanpa anjuran dari dokter.

3. Berikan ia makan dalam porsi kecil

Diare pada anak menyebabkan nafsu makan menurun. Hal ini lantaran mereka merasa tidak nyaman pada perutnya. Bahkan, diare juga dapat disertai dengan gejala mual dan muntah. Kondisi tersebut tentu akan membuatnya semakin tidak mau makan.

Meski sulit, si kecil harus tetap mendapatkan makanan yang sehat untuk memenuhi kebutuhannya. Masalah ini bisa diakali dengan cara memberikannya makanan dengan porsi yang lebih kecil tapi sering.

Jadi daripada Anda berikan ia makanan dalam porsi besar sebanyak 3 kali sehari, lebih baik berikan ia makanan yang padat kalori sebanyak 6 kali sehari.

4. Pilih-pilih makanan

Jika anak sudah memulai makan makanan yang padat, Anda harus mengetahui makanan apa yang sebaiknya dimakan dan makanan yang sebaiknya dihindari. Makanan yang baik untuk diberikan untuk mengatasi diare pada anak adalah makanan yang mudah dicerna seperti pisang, kentang dan telur.

Hindari makanan yang mengandung lemak tinggi seperti gorengan. Bila memberikan makanan berserat, sebaiknya pilih jenis serat yang baik. Serat ada dua jenis, yaitu yang larut air dan tidak. Anda bisa mengatasi diare pada anak dengan memberikannya serat larut air, misalnya apel, kacang-kacangan, dan wortel.

5. Berikan makanan yang padat kalori

Ketika anak mengalami diare, nafsu makan anak memang menjadi menurun. Akan tetapi, Anda tidak boleh lupa untuk tetap mengejar kekurangan asupan tersebut setelah ia sembuh dari diare. Berikan makanan yang tinggi energi agar kecukupan gizi anak Anda terpenuhi dan pertumbuhannya tetap terjaga.

Demikianlah beberapa aturan pola makan yang sebaiknya dilakukan jika terjadi diare pada anak. Semoga bisa menambah pengetahuan dan dapat bermanfaat.