Keunikan Kampung Ragam Warna di Desa Kutoarjo

0
57

Akhir-akhir ini destinasi wisata kampung bercat warna-warni memang masih menjadi magnet wisatawan. Setelah muncul Kampung Pelangi Semarang, ada juga wisata kampung yang tak kalah nyentrik di Kabupaten Kendal, dengan nama Kampung Ragam Warna.

Kampung dengan polesan cat warna-warni ini berada di Kampung Mranggen, Desa Kutoarjo, Kecamatan Kaliwungu, Kendal. Tak kurang 100 rumah di kampung itu tampak indah dan elok dipandang dengan beragam lukisan, baik di dinding maupun atapnya.

Meski sepintas tidak berbeda dengan kampung pelangi pada umumnya, tetapi Kampung Ragam Warna ini memiliki beberapa keunikan. Salah satunya, keberadaan ratusan kerajinan payung kertas dan bambu yang dilukis indah.

Payung-payung itu lalu diletakkan di beberapa titik di perkampungan tersebut. Nuansanya pun berbeda dan kerap menjadi tempat berswafoto.

Penggagas Kampung Ragam Warna, Sri Wijayati mengungkapkan, ide dibuatnya kampung bercat warna-warni itu sudah sejak tiga tahun lalu. Ide itu tercetus dari kegelisahannya dan warga lain. “Di Kaliwungu akan jadi kota industri. Nah tidak semua orang kerja di industri karena mayoritas warga lulusan SMA. Maka harus ada keahlian lain seperti kesenian, ” kata Wijayati di Kendal, Sabtu, 12 Mei 2018.

Keunikan Kampung Ragam Warna di Desa Kutoarjo

Dari situ, ia mulai merealisasikan idenya. Dengan menggandeng semua warga, mereka kompak untuk membuat kampung dicat warna-warni melalui bantuan CSR perusahaan cat. Uniknya, pembuatan gambar dan pengecatan dilakukan swadaya oleh warga setempat. “Tadinya kita enggak tahu mereka punya keahlian melukis. Akhirnya mereka terlibat dan mereka menggambar sendiri, ” ujarnya.

Dengan aktif diunggah pada media sosial, wisatawan pun mulai datang. Kampung Mranggen kini menjadi desa wisata. Ekonomi pun bergerak dengan munculnya kuliner khas dan sejumlah merchandise seperti kaos, homestay dan lainnya.

“Perbedaan dengan kampung warna-warni lain, kita punya edukasi, workshop melukis di atas payung, kartunis, kaligrafi hingga live kesenian drumblug (kesenian seperti drumband alat-alat bekas),” tutur Wijayati.

Saking populernya kesenian mengecat di atas payung kertas di desa itu, pihaknya dalam waktu dekat akan mengikuti festival Sepayung Indonesia di kawasan Candi Borobudur, Magelang.

Keunikan Kampung Ragam Warna di Desa Kutoarjo

Adapun Kampung Ragam Warna resmi diluncurkan pada 9 Mei 2018 lalu oleh Bupati Kendal, Mirna Annisa. Peresmian juga melibatkan puluhan blogger dan vlogger Indonesia.

Sementara Direktur Pacific Paint, Suryanto Tjokrosantoso mengatakan, bantuan cat di Kampung Ragam Warna merupakan bagian dari program perusahaan yang berdiri sejak 1943. Sebelumnya, perusahaan juga sukses menciptakan tiga kampung tematik lain, yakni Kampung Bekelir di Tangerang, Kampung Merah Putih di Tual Maluku Tenggara serta Pecinan Warna-Warna di Pasar Kanoman Cirebon, Jawa Barat.

“Ini bagian dari kontribusi kami dalam menciptakan destinasi wisata baru di Indonesia,” kata Suryanto.