Diantara Passion dan Konsistensi

0
39
Passion dan Konsistensi

bakat kita dalam hal menulis, menggambar, menyanyi, bahkan membuat lagu, tentunya akan dengan sangat mudah dinikmati orang lain pada era social media seperti sekarang.

Bukan itu saja, bahkan konten-konten yang kita bagikan bisa menghasilkan uang! Gimana caranya? Andri Guitaria adalah YouTube creator yang telah memiliki 213.000 subscribers di akun YouTube pribadinya. Hobinya adalah membuat cover lagu. “Aku mulai membuat konten di YouTube sekitar 2011. Awalnya dulu mengunggah video di YouTube sebagai sarana menyalurkan hobi dan bakat. Terutama bermain musik dengan teknik gitar fingerstyle ,” cerita cowok asal Bandung ini.

Pertama kali membuat cover lagu, Andri berkolaborasi dengan Dinesia dengan modal kamera digital. Sebab, pada saat itu ponsel dan kamera belum secanggih saat ini.

“Jangan fokus mengejar trending dan materi. Buat konten sekreatif mungkin dan libatkan orang lain yang berpengalaman supaya kita bisa belajar ilmunya. Kalau aku, entah di aransemen musik, videografi, atau hal lainnya,”Katanya.

Ternyata, respons yang didapatkan Andri cukup baik. Hingga akhirnya mulai aktif membuat konten di YouTube pada 2014 hingga sekarang. Tidak hanya dalam hal musik, Andri juga memperhatikan kualitas video yang ia unggah di YouTube . Sering kali video klip hasil cover lagu Andri menampilkan sebuah cerita tersendiri.

“Pertama kali bikin cerita itu waktu membuat cover lagu bersama Bintan Radhita dan Rahma Savitri. Umur mereka lumayan jauh sehingga mencari ide untuk membuat video yang bisa menampilkan mereka seolah-olah satu orang yang menyanyi,” beber cowok yang mempunyai hobi bersepeda dan engineeringini. “Ide dalam membuat cerita itu kebanyakan tergantung mood, ada yang dibuat sambil membuat aransemen musik. Ada juga yang dibuat di tempat pengambilan video,” Katanya.

Andri mengungkapkan, ide dalam membuat konten, khususnya yang diminati orang lain itu mudah,yaitu adalah cari yang sama dengan passion. Karena nanti puas dengan karya yang dibagikan. Selain itu, Andri berpesan untuk tidak sungkan berkolaborasi dan belajar dari orang lain yang lebih berpengalaman.