Kredit Bank Mandiri mencapai Rp.762 Triliun

0
21
Ilustrasi Bank Mandiri.

PT Bank Mandiri Tbk mencatat pertumbuhan kredit 11,8 persen secara year-on-year (yoy) menjadi Rp 762,5 triliun pada Juni 2018.

Laju positif itu ditopang pertumbuhan kredit segmen korporasi besar 22,2 persen dan segmen mikro 24,8 persen menjadi Rp 296,8 triliun dan Rp 90,6 triliun.

Pertumbuhan laba Bank Mandiri terutama didorong pencapaian fee based income Rp 12,9 triliun atau naik 18,1 persen diiringi penurunan biaya cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) sebesar 15,4 persen.

Berkat melonjaknya tersebut, Bank Mandiri mencetak peningkatan laba secara signifikan menjadi Rp 12,2 triliun.

”Tumbuh 28,7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, sedangkan aset perseroan pada tahun yang sama juga tumbuh Rp 88,1 triliun atau 8,3 persen secara yoy menjadi Rp 1.155,5 triliun pada akhir triwulan kedua 2018,” pungkas Dirut Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo di Jakarta.

 

Penurunan biaya CKPN tersebut merupakan cerminan progres Bank Mandiri dalam menurunkan kredit bermasalah (NPL), melakukan collection, serta kedisiplinan restrukturisasi kredit.