Pulpen Pemutih gigi Memang Aman?

0
66

Rasa percaya diri kerap hilang karena gigi yang tidak terlihat putih. Hal ini melatari munculnya pulpen pemutih gigi untuk teeth bleaching yang lebih praktis. Pemilik akun twitter @rakelxo1 menunjukkan pulpen digunakan layaknya pensil warna.

Dikutip dari situs drsmile, pulpen pemutih gigi berisi gel yang mengandung carbamide peroksida atau hidrogen perokside. Dengan tingkat konsentrasi yang kurang dari 10 persen, hasil bleaching hanya bertahan lima hingga 14 hari. Berbeda dengan profesional yang bisa menggunakanya hingga 30 persun untuk hasil lebih baik.

Video @rakelxo1 mengundang rasa penasaran tapi juga peringatan terkait pulpen pemutih gigi. Akun @CourtneyEmenau mengatakan menderita kerusakan gigi akibat memutihkan gigi sendiri. Saat itu @CourtneyEmenau ingin menyamakan warna gigi, namun justru harus pasang implan karena hasil tak sesuai harapan.

Pada beberapa orang, pulpen langsung menunjukkan hasilnya dengan gigi yang seketika lebih putih. Sedangkan dalam kasus lain, pulpen butuh lama karena gigi terlihat lebih kuning. Gel dalam pulpen bekerja dengan membuka lapisan enamel pada gigi yang berfungsi sebagai pelindung.

Bleaching biasanya tak menimbulkan efek buruk bagi kesehatan, kecuali gigi yang menjadi lebih peka. Meski lebih praktis, tindak pemutihan sebaiknya dilakukan di tempat praktik dokter gigi. Hal ini untuk menjamin kebersihan sebelum, selama, dan setelah tindak pemutihan. Agen pemutih yang tertinggal di gusi dekat gigi berisiko menyebabkan iritasi yang mengganggu kesehatan rongga mulut.