Perubahan Gaya Hidup Yang Dipengaruhi Teknologi dan Itu Membuat Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau

0
119

Kebutuhan ruang terbuka hijau semakin meningkat, seiring dengan perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin dipengaruhi pengunaan teknologi. Sebuah penelitian menunjukkan rata-rata waktu yang dihabiskan masyarakat Indonesia dalam menggunakan media sosial setiap harinya mencapai 3 jam 23 menit.

Penelitian ini menyebutkan hampir 50% penduduk Indonesia tercatat sebagai pengguna aktif media sosial. Sadar akan tingginya penggunaan teknologi yang dapat membuat komunikasi antar masyarakat menjadi semu dan meningkatnya kebutuhan akan ruang terbuka hijau untuk mendorong sosialisasi serta keakraban masyarakat, maka hadir 12 Taman Kita Oreo.

Beragam sarana dirancang secara khusus untuk mendorong masyarakat bermain dan saling berinteraksi di 12 Taman Kita Oreo. Sarana yang dihadirkan, antara lain area permainan twist (putar), lick (jilat), dunk (celup) yang dapat dimanfaatkan untuk segala usia.

Terdapat pula berbagai fasilitas penunjang lain seperti arena bersantai dan interactive jogging track yang mendorong masyarakat untuk berinteraksi langsung sambil berolahraga.

Hal ini sejalan dengan visi-misi pemerintah untuk mendorong terciptanya masyarakat yang lebih sejahtera melalui penyediaan ruang terbuka hijau. Taman ini resmi dibuka Minggu (30/9/2018) di Taman Heulang, Bogor, dihadiri Bima Arya selaku Walikota Bogor dan Rick Lawrence selaku Biscuit Marketing Director Mondelez South East Asia.

“Kata kita dalam nama Taman Kita Oreo mengacu pada seluruh permainan yang dirancang untuk dimainkan lebih dari satu orang sehingga dapat mendorong terciptanya kebersamaan. Selain itu kita juga merujuk pada kepemilikan dari taman kita Oreo yaitu seluruh masyarakat yang diharapkan ikut menjaga taman ini,” ujarnya Maggie Effendy selaku Head of Biscuit, Mondelez Indonesia melalui keterangan pers yang diterima SINDOnews.

Sementara, ahli psikologi sosial, Dr. Juneman Abraham, S.Psi. menjelaskan beraktivitas di taman terbuka hijau sangat efektif untuk meningkatkan kesehatan mental. Sedangkan, ciri-ciri taman yang baik adalah yang memiliki rancangan lingkungan untuk berinteraksi dengan orang lain dari latar belakang sosial ekonomi yang beragam, menumbuhkan rasa kebersamaan antar warga dan pengguna, serta menunjang berbagai kegiatan di lingkungan sekitar.

“Di saat virtualitas merajalela dalam kehidupan dewasa ini, kehadiran taman terbuka hijau tetap menawarkan kedalaman berinteraksi yang sudah semakin langka akibat komunikasi yang dangkal dan sarat akan pencitraan, terutama di dunia maya,” pungkasnya Dr. Juneman.