Haram Pilih Capres Dan Caleg Penista Agama, Habib Rizieq: Pilih Capres Cawapres Hasil Ijtimak Ulama

0
6
Haram Pilih Capres Dan Caleg Penista Agama, Habib Rizieq: Pilih Capres Cawapres Hasil Ijtimak Ulama

Pada Minggu, 2 Desember 2018, di lapangan Monas dan sekitarnya penuh sesak oleh massa peserta Reuni Akbar 212. Selain sejumlah tokoh menyampaikan sambutan, Habib Rizieq Syihab juga menyampaikan ‘Amanat Perjuangan untuk Perubahan Reuni Mujahid Akbar 212’, melalui telekonferensi dari Mekah, Arab Saudi.

Usai menyampaikan ‘Amanat Perjuangan untuk Perubahan Reuni Mujahid Akbar 212’, Habib Rizieq Syihab juga menyampaikan larangan untuk memilih capres dan caleg pendukung penista agama. Habib Rizieq mengharamkan memilih capres dan caleg penista agama.

“Kami nyatakan tanpa sedikit pun keraguan bahwasanya haram kita memilih capres dan caleg partai-partai pendukung penista agama,” ucap Habib Rizieq dalam rekaman pidato yang diputar dari panggung Reuni 212, Monas, Jakarta, Minggu (2/12/2018).

Adapun pernyataan tersebut diulangi sampai tiga kali. Habib Rizieq menyeru peserta Reuni 212 untuk memilih capres dan caleg yang diusung partai-partai koalisi keumatan.

Haram Pilih Capres Dan Caleg Penista Agama, Habib Rizieq: Pilih Capres Cawapres Hasil Ijtimak Ulama
Haram Pilih Capres Dan Caleg Penista Agama, Habib Rizieq: Pilih Capres Cawapres Hasil Ijtimak Ulama

“Di Pilpres dan Pileg 2019, haram haram haraaammm kita memilih capres caleg partai-partai pendukung penistaan agama, dari kota hingga pedesaan, dari gunung hingga ke lembah, haram haram haraaammm memilih capres dari kalangan mereka, siapa pun yang jadi calonnya,” ucap Habib Rizieq mengulang larangannya.

“Ayo kita pilih capres cawapres hasil ijtimak ulama,” tambahnya, diulang hingga tiga kali. “Pilih caleg hanya dari partai koalisi keumatan, hasil ijtimak ulama,” sambungnya.

Sebelumnya, Bawaslu sudah meminta agar tidak ada unsur kampanye dalam Reuni 212. Bawaslu mengatakan kampanye tidak boleh dilakukan, baik oleh peserta maupun panitia acara.

“Iya semua peserta Reuni 212 nggak boleh berkampanye, baik panitia dan peserta,” kata anggota Bawaslu, Rahmat Bagja, saat dihubungi, Kamis (29/11/2018).

Lantas Bagja mengatakan, kampanye dilarang, baik kampanye pilpres maupun caleg. Selain itu, peserta atau panitia reuni 212 dilarang menghina atau menyampaikan ujaran kebencian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here