Ketika Cawapres Sandiaga Uno Berbicara Mengenai Pertanian

0
34
Ketika Cawapres Sandiaga Uno Berbicara Mengenai Pertanian

Pembenahan data menjadi langkah pertama yang akan dilakukan untuk mengeluarkan kebijakan membangun pertanian. Hal tersebut dikatakan Sandiaga Salahuddin Uno, Calon Wakil Presiden nomor urut 02. Sandi mengingingkan kebijakan pertanian yang menyejahterakan petani, menjaga stabilitas harga, dan membuka lapangan pekerjaan.

“Konsep yang kita tawarkan jelas harus benahi dulu datanya, sehingga kita tau data tersebut bisa digunakan membuat kebijakan yang bisa memuliakan petani, tidak hanya memuliakan ekonominya, tapi juga kearifan lokal,” ujar Sandi usai menghadiri Diskusi Kebijakan Pertanian Capres dan Cawapres 2019 di Kota Bogor Jawa Barat, Ahad (9/12).

Menurutnya, data menjadi amat penting. Terkait pertanian, peran akademisi seperti Institut Pertanian Bogor (IPB) sebagai tempatnya ilmu pengetahuan dapat membantu dalam menyediakan data yang utuh serta konkrit.

“Jika kita punya data pangan yang keren tidak ada distorsinya, semua berpusat pada satu data, tidak ada yang memperdebatkan, dan data tidak boleh dimanipulasi untuk kepentingan dagang, kebijakan dan politik. Data is data, tidak ada yang lain,” tuturnya.

Ketika Cawapres Sandiaga Uno Berbicara Mengenai Pertanian
Ketika Cawapres Sandiaga Uno Berbicara Mengenai Pertanian

Sandi mengatakan, jika data sudah dibenahi, baru program selanjutnya masuk dengan memberikan bantuan kepada petani dari segi akses pupuk, obat-obatan. Selain itu, bagaimana membuat petani bertransformasi menjadi petani organik.

“Kita mendorong petani mendapatkan akses yang lebih baik untuk harga pangan yang lebih layak, berkeadilan buat mereka,” ucap Sandi.

Selama masa kampanye dari hasil kunjungannya ke hampir 900 daerah ini, Sandi mengatakan, ia melihat dan mendengar banyak keluhan yang disampaikan para petani. Ia menerangkan keluhan tersebut terkait masa paceklik, atau masa setelah panen petani kesulitan keuangan sehingga harus menjual barang-barangnya.

Sandi juga menyinggung soal infrastruktur pertanian yang perlu diperbaiki dari segi irigasinya, konektivitasnya, antara pusat produksi dengan pasar dapat diprioritakan ke depan.

“Kita berkeinginan infrastruktur pertanian dapat langsung dibangun di daerah-daerah pedesaan. Bagaimana dana yang difokuskan di pedesaan bisa mengangkat masalah yang sekarang dihadapi petani,” ujarnya.

Sandi mencontohkan di Lamongan Selatan, petani yang mengeluh kekurangan air lantaran saluran irigasi yang dangkal, sehingga perlu dikeruk. Menurutnya, saat ini pembangunan bendungan dan saluran irigasi yang dilakukan pemerintah harus diapresiasi.

Ketika Cawapres Sandiaga Uno Berbicara Mengenai Pertanian
Ketika Cawapres Sandiaga Uno Berbicara Mengenai Pertanian

Namun, hasil kunjungannya yang hampir mendekati angka 900 kunjungan itu, 30 persen di wilayah pertanian masih banyak “pekerjaan rumah”. “Kita jangan saling menyalahkan. Mari sama-sama kita berfikir subtantif bagaimana lima tahun ke depan infrastruktur yang berkaitan dengan kemaslahatan para petani,” ucap Sandi.

Adapun Sandi menjadi kandidat Cawapres pertama yang menghadiri Diskusi Kebijakan Pertanian Capres dan Cawapres 2019 yang diselenggarakan oleh Himpunan Alumni (HA) IPB.

“Diskusi ini bertujuan untuk mendengar visi, misi serta program kebijakan pertanian dari masing-masing pasangan calon, serta menjadi ajang HA IPB untuk menyampaikan gagasan-gagasan pertanian berkelanjutan kepada setiap paslon,” ujar Sekjen DPP HA IPB Walneg S Jas.

Sementara itu, HA IPB juga mengagendakan diskusi tahap kedua dengan Cawapres nomor urut 01 KH Ma’aruf Amin yang sama-sama dijadwalkan bulan Desember ini.