Sandiaga: Jangan Sampai Yang Makmur Petani Vietnam, Bukan Petani Indramayu. Yang Utama Adalah Perut Rakyat

0
17
Sandiaga: Jangan Sampai Yang Makmur Petani Vietnam, Bukan Petani Indramayu. Yang Utama Adalah Perut Rakyat

Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno menampung aspirasi dan keluhan warga di Indramayu, Jawa Barat. Pada kesempatan itu Sandi juga mendengarkan aspirasi dari Feri Priatna, Ketua DPD Persatuan Penggilingan Padi (Perpadi) wilayah Indramayu-Cirebon. Ia meminta Sandi supaya beras Indonesia jangan tergerus oleh impor dari negara lain.

“Jangan sampai, Pak, beras kita tidak laku karena maraknya beras impor. Kami sudah sulit menjual beras karena harganya tinggi, sementara beras impor dijual dengan harga murah,” kata Feri dalam keterangan tertulis yang diterima Rabu (19/12/2018).

Hal tersebut disampaikan Feri saat berdialog bersama Sandi di pabrik beras CV Fajar Niaga Desa Widasari, Kecamatan Widasari, Jalan Simpang Tiga, Desa Kongsi Jaya, Indramayu, Jawa Barat.

Kemudian, Sandiaga menanggapi usulan tersebut dengan menjelaskan komitmen Prabowo-Sandi yaitu program tiga swasembada, yakni pangan, air dan energi. Menurut Sandi, salah satu bentuk aksinya adalah dengan kebijakan menghentikan impor saat masa panen.

Sandiaga: Jangan Sampai Yang Makmur Petani Vietnam, Bukan Petani Indramayu. Yang Utama Adalah Perut Rakyat
Sandiaga: Jangan Sampai Yang Makmur Petani Vietnam, Bukan Petani Indramayu. Yang Utama Adalah Perut Rakyat

“Swasembada pangan menjadi program kami di tahun 2019. Selain penyerapan beras hasil petani di Bulog akan ditingkatkan, beras lokal diutamakan. Jangan lagi kita didikte oleh mafia pangan dan mafia impor. Jangan sampai yang makmur petani Vietnam, bukan petani Indramayu. Perut masyarakat utama. Nomor satu adalah perut rakyat, presiden nomor dua,” jelas Sandi.

Pada kesempatan yang sama, Anggawira, koordinator nasional Relawan Sahabat Prabowo-Sandi juga menjelaskan komitmen Prabowo-Sandi untuk tidak lagi bergantung pada impor dan menyusahkan para petani di Indonesia.

“Pak Prabowo dan Bang Sandi secara jelas berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Saat ini saat masuk masa panen, pemerintah malah impor beras sehingga menyusahkan petani. Pokoknya Pak Prabowo Presiden kita stop impor saat panen,” jelas Anggawira yang juga merupakan Caleg DPR RI Partai Gerindra di Dapil Jabar VIII meliputi Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon dan Indramayu dengan nomor urut 4 ini.

Karena itu, Sandiaga menegaskan jangan sampai yang makmur petani Vietnam, bukan petani Indramayu. Sebab yang utama adalah perut rakyat