Jelang Akhir Tahun Rupiah Diprediksi Melemah

0
39
Jelang Akhir Tahun Rupiah Diprediksi Melemah

Jelang akhir tahun pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) diprediksi melemah yakni bergerak di kisaran Rp14.540 hingga Rp14.556 per USD. Namun demikian, diharapkan beberapa sentimen positif dapat terus berdatangan untuk memperkuat gerak rupiah berbaris di zona hijau.

“Laju rupiah secara tren masih berada di sekitar area middle bollinger band. Namun terlihat mulai menjauhi ke atas atau dengan kata lain rupiah kian melemah,” ujar Senior Analyst CSA Research Institute Reza Priyambada, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Rabu, 26 Desember 2018.

Adanya pelemahan USD sebelumnya, jelas Reza, tidak bisa dimanfaatkan rupiah sehingga penurunan tidak bisa dihindari. Ia berharap pelemahan USD yang diprediksi masih terjadi sampai hari ini dapat dimanfaatkan oleh rupiah sehingga pelemahan yang terjadi tidak terlalu dalam.

“Pergerakan USD yang masih melemah dalam merespons sentimen internalnya diharapkan dapat menjadi pendorong rupiah untuk tidak melemah lebih dalam,” tutur Reza.

Jelang Akhir Tahun Rupiah Diprediksi Melemah
Jelang Akhir Tahun Rupiah Diprediksi Melemah

Di sisi lain, pada hari sebelum liburan Natal, ketiga indeks saham utama AS berakhir turun lebih dari dua persen. Adapun S&P 500 sudah kehilangan sekitar 19,8 persen dari penutupan tertinggi 20 September, hanya sedikit dari ambang batas 20 persen yang biasanya mendefinisikan pasar ‘beruang’.

Sementara itu, minggu lalu The Fed menaikkan suku bunga lagi, seperti yang sudah banyak diperkirakan. Sedangkan Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengadakan panggilan dengan Kelompok Kerja Presiden di Pasar Keuangan, sebuah badan yang dikenal dengan bahasa sehari-hari sebagai Tim Plunge Protection, yang biasanya bersidang hanya pada saat volatilitas pasar tengah berat.