Soal Peta Dunia Masuk Materi Debat, Timses Prabowo: Materi Debat Hendaknya Yang Bermutu Dan Berkualitas Tinggi

0
100

Pernyataan Prabowo saat berpidato di Majelis Tafsir Alquran (MTA), Solo, Jawa Tengah, Ahad 23 Desember 2018 lalu ramai diperbincangkan. Sebab, dianggap salah menyebut Haiti sebagai bagian dari Afrika. Padahal, Haiti adalah salah satu negara di Kepulauan Karibia, Amerika.

Karena hal itulah, TKN Jokowi-Ma’ruf Amin mengusulkan adanya materi debat mengenai peta dunia. Saran itu dalam rangka menanggapi pernyataan Prabowo yang memasukkan Haiti ke deretan negara-negara miskin di Benua Afrika. Menurut BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, hal tersebut tidak substantif.

“Nanti kalau pertanyaannya nggak substantif semacam itu hanya cepete cepete macam itu tidak akan menarik karena ini debat 2 negarawan,” ujar Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso, di KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (28/12/2018).

Usulan tersebut, menurutnya tidak substantif dan bahkan bisa menjadi serangan balik bagi paslon lawan apabila tidak dapat menjawab pertanyaan. Ia menyarankan materi debat yang diajukan lebih bermutu.

“Hendaknya kita memberikan pertanyaan yang bermutu dan berkualitas tinggi sebagai negarawan,” kata Priyo.

Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso
Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso

Sebelumnya, Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf, Abdul Kadir Karding, menyarankan supaya dalam debat capres-cawapres, ada materi soal peta dunia. Saran itu dalam rangka menanggapi pernyataan Prabowo yang memasukkan Haiti ke deretan negara-negara miskin di Benua Afrika.

“Kayaknya perlu ada materi debat soal peta dunia supaya calon-calon pemimpin presiden kita itu jangan sampai membedakan Afrika dan Amerika susah. Jadi apa kata anak-anak di SD kalau pemimpinnya aja nggak bisa membedakan mana Amerika mana Afrika, mana miskin mana kaya, dan nggak bisa baca angka itu problem,” kata Karding, Kamis (27/12).

“Saya kira itu problem serius. Teknis tapi substantif,” lanjutnya.

Sementara itu, Koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan ia ada di lokasi saat Prabowo bertandang ke kantor pusat Majelis Tafsir Alquran, Solo, Jawa Tengah pada Ahad, 23 Desember 2018 lalu.

“Pak Prabowo menyatakan negara-negara Afrika itu ya Rwanda. Haiti enggak disebutkan bagian dari Affrika,” ujar Dahnil, Rabu, 26 Desember 2018.

Menurut Dahnil, pernyataan Prabowo tersebut kemudian dipelintir seperti yang kerap terjadi selama ini. Padahal, kata Dahnil, substansi dari omongan Prabowo adalah masalah kemiskinan di Indonesia yang kian parah.

“Bahwa negara-negara itu miskin dan kita hampir setara dengan kondisi seperti itu. Itu yang digambarkan Pak Prabowo, ada ancaman serius kalau negara itu dikelola dengan tidak baik,” katanya.

Karena itu, soal peta dunia yang masuk materi debat, Timses Prabowo menyarankan hendaknya materi debat yang bermutu dan berkualitas tinggi.