Gabung Prabowo-Sandi, Al Ghazali Siap Gaet Suara Milenial 

0
40
Gabung Prabowo-Sandi, Al Ghazali Siap Gaet Suara Milenial 

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean, menyebut putra sulung Ahmad Dhani Prasetyo, Al Ghazali, bakal ikut menggalang dukungan untuk pemenangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

“Informasi yang saya dapat bahwa betul Al akan turun gelanggang, memenangkan Prabowo-Sandi,” ujar Ferdinand saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Selasa (29/1).

Dikatakan Ferdinand, Al sendiri memiliki potensi yang cukup besar untuk menarik banyak suara dan dukungan terhadap Prabowo-Sandi. Terlebih, untuk kalangan milenial atau pemilih muda.

Tidak hanya itu, Ferdinand menyebut pascavonis hakim kepada Ahmad Dhani Al memiliki keinginan kuat untuk meneruskan perjuangan ayahnya.
“Ini sebuah spirit yang bergelora untuk akhiri kezaliman yang berkuasa, Al meneruskan perjuangan ayahnya,” ucap dia.

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo -Sandi, Ferdinand Hutahaean
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo -Sandi, Ferdinand Hutahaean

Namun, politisi Partai Demokrat ini mengaku dirinya belum berkomunikasi secara langsung dengan Al, meski telah yakin Al akan bergabung. Menurutnya, BPN sangat terbuka jika memang putra pertama dari pernikahan Ahmad Dhani dan Maia Estianty itu serius bergabung.

“Saya belum komunikasi langsung. Tapi dari informasi yang saya dapat betul [akan bergabung]. Kami tentu sangat senang dan tangan terbuka menerima dia [Al],” ungkapnya.

Terkait hal tersebut, pihaknya pun akan segera melakukan pertemuan  untuk berkomunikasi langsung dengan Al.

“Ya tentu kami akan komunikasikan karena energi Al akan sangat besar menambah suara terutama kaum milenial,” ujar Ferdinand.

Gabung Prabowo-Sandi, Al Ghazali Siap Gaet Suara Milenial 
Gabung Prabowo-Sandi, Al Ghazali Siap Gaet Suara Milenial 

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan hukuman satu tahun enam bulan penjara kepada pentolan Dewa 19, Ahmad Dhani Prasetyo dalam kasus ujaran kebencian.

Hakim menyatakan Dhani terbukti menimbulkan kebencian terhadap suatu golongan dengan menyuruh melakukan, menyebarkan informasi atas golongan berdasarkan suku, agama dan ras terkait cuitannya di akun twitter @AHMADDHANIPRAST.

Kemudian, Dhani terbukti melanggar Pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).