Di Akhir Pidato Kebangsaan, Prabowo Kutip Kalimat Bung Tomo

0
104
Di Akhir Pidato Kebangsaan, Prabowo Kutip Kalimat Bung Tomo (rakyatdigital.com)
Di Akhir Pidato Kebangsaan, Prabowo Kutip Kalimat Bung Tomo

Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menyampaikan pidato kebangsaan bertema “Mewujudkan Swasembada Energi, Pangan dan Air” di Grand Ballroom Hotel PO Semarang, Jawa Tengah, Jumat (15/2/2019). Hal tersebut sebagai rangkaian safari politik Prabowo di Jawa Tengah.

Mantan Danjen Kopassus itu menutup pidato kebangsaannya dengan mengutip kalimat pahlawan nasional Sutomo alias Bung Tomo.

“Saya, saya terinspirasi oleh Bung Tomo. Bung Tomo dalam waktu menghadapi ancaman dari asing, mereka ingin menggempur Kota Surabaya, beliau jawab ‘lebih baik hancur daripada dijajah kembali’.

Selanjutnya, Prabowo juga turut meneriakkan takbir dan merdeka.

Sebagai muslim, izinkanlah untuk mengumandangkan takbir: Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, merdeka, merdeka, merdeka, terima kasih, selamat berjuang,” tutur Prabowo dalam pidato kebangsaannya.

Di Akhir Pidato Kebangsaan, Prabowo Kutip Kalimat Bung Tomo (rakyatdigital.com)
Di Akhir Pidato Kebangsaan, Prabowo Kutip Kalimat Bung Tomo

Dalam pidatonya, Ketua Umum Partai Gerindra ini berbicara mengenai kondisi bangsa. Prabowo berjanji akan mencari jalan keluar dari permasalahan yang ada.

“Demikian yang ingin saya sampaikan, para pakar rela berjuang dengan keahlian masing-masing, kita akan mencari solusi-solusi dari masalah-masalah kesulitan-kesulitan bangsa kita. Insyaallah kita akan mencapai, kita yakin Indonesia menang,” ujar Prabowo. Dia mengaku optimistis membawa Indonesia ke arah yang lebih baik. Tetapi ada syaratnya. Apa itu?

“Syaratnya adalah kita harus mencari putra-putra dan putri-putri terbaik bangsa Indonesia. Terbaik artinya terbaik otaknya, terbaik hati dan akhlaknya,” jelas Prabowo.

Kemudian pada penutup pidato, Prabowo bersumpah untuk berbakti kepada bangsa. Ia juga mengingatkan elite untuk tidak sombong.

Ojo dumehojo adigang adigung adigunoojo ngoyongoyo. Tapi juga ojo wedi, tidak boleh takut. Siapa yang berani dialah yang menang saudara-saudara sekalian. Dan yakinlah, yakinlah bahwa hanya satu kepastian di dunia ini suatu saat kita akan dipanggil oleh Yang Maha Kuasa, betul. Kok begitu saya ngomong diam semua? Ya memang, pasti dipanggil kita, dan belum tentu yang tua duluan,” tegasnya.

“Karena kita sudah mengerti itu dan kita paham bahwa kita dipanggil, tidak bisa bawa banyak harta, ya kan? Jadi, hei para koruptor, itu mobil-mobilmu nggak bisa dibawa nanti,” pungkas Prabowo.

Sebelumnya, Prabowo Subianto pada Senin (13/11/2017) mengunjungi Yogyakarta. Pada kesempatan itu, Prabowo berziarah ke Makam Raja-raja Mataram di Kotagede dan Imogiri.