“Hidup Prabowo” Teriak Emak-Emak Di Acara Munajat 212

0
25
"Hidup Prabowo" Teriak Emak-Emak Di Acara Munajat 212

Acara doa bersama bertema ‘Munajat 212’ di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (21/2/2019) mulai ramai didatangi para jamaah baik laki-laki maupun perempuan. Dalam acara tersebut, jamaah emak-emak mengacungkan salam dua jari, mereka juga menggunakan alas tempat duduk putih dengan tulisan Indonesia Adil dan Makmur.

Beberapa emak-emak tampak mengancungkan salam dua jari. Sesekali mereka pun meneriakkan nama Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto. “Hidup Prabowo,” teriak emak-emak seraya mengacungkan jari telunjuk dan jempolnya.

Tidak hanya aksi salam dua jari, dalam acara ‘Munajat 212’ tersebut juga terlihat simbol khas Prabowo-Sandiaga. Simbol khas Prabowo itu berupa tagline ‘Indonesia Adil dan Makmur’ yang tertera pada alas untuk salat bagi jamaah ‘Munajat 212’.

Adalah Firman, salah satu jamaah doa bersama ‘Munajat 212’ mengaku mendapat alas salat tersebut dari salah satu pihak penyelenggara. “Iya tadi di depan dikasih,” kata pria asal Cipinang Jakarta Timur tersebut.

"Hidup Prabowo" Teriak Emak-Emak Di Acara Munajat 212 (rakyatdigital.com)
“Hidup Prabowo” Teriak Emak-Emak Di Acara Munajat 212

Adapun acara doa bersama ‘Munajat 212’ di dahului dengan salat Maghrib berjamaah. Para jamaah pun tampak mulai mengisi shaf yang sudah disediakan penyelenggara.

Dalam acara doa bersama itu, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab juga dijadwalkan akan memberikan ceramah. Panglima FPI, Maman Suryadi mengatakan ceramah Rizieq akan disampaikan kepada jamaah melalui sebuah rekaman suara langsung dari Mekkah.

“Mudah-mudahan ada, nanti ada penyampaian dari beliau langsung. Kayaknya lewat suara-suara aja,” ujar Maman saat ditemui di lokasi acara Munajat 212 di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (21/2/2019).

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Isnawa Adji mengatakan, selain mengerahkan 300 personel, pihaknya juga menyiapkan 15 unit bus toilet, 10 unit truk tanki air bersih dan 9 unit truk tanki air kotor.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga mengerahkan 300 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) atau pasukan oranye untuk menjaga kebersihan di lingkungan Monas, Gambir, Jakarta Pusat.