BPN: Prabowo-Sandi Menang, Siap Wujudkan Papua Adil Makmur

0
72
BPN: Prabowo-Sandi Menang, Siap Wujudkan Papua Adil Makmur (rakyatdigital.com)
BPN: Prabowo-Sandi Menang, Siap Wujudkan Papua Adil Makmur

Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Djoko Santoso mengatakan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno jika diberi mandat oleh rakyat dan terpilih di Pilpres 2019, siap mewujudkan Papua Adil Makmur.

Hal tersebut dikatakan Djoko saat menghadiri pembekalan calon anggota legislatif Gerindra di Jayapura, Jumat (22/2) kemarin. Menurutnya, Prabowo-Sandi sudah mendengar dan mencermati aspirasi masyarakat Papua yang disampaikan Ketua DPD Gerindra Papua, Yanni dan 29 DPC Gerindra se-Provinsi Papua dalam berbagai kesempatan.

Prabowo-Sandi juga sudah mempelajari secara serius berbagai masalah pembangunan yang dirasakan masyarakat Papua, termasuk kebijakan-kebijakan yang sudah ada sebelumnya, yaitu otonomi khusus Papua.

Pasangan capres-cawapres 02 itu berpendapat, permasalahan di Papua tidak cukup diselesaikan hanya dengan pemberlakuan otonomi khusus, tapi harus disertai kebijakan-kebijakan strategis yang mampu mendorong efektivitas implementasi otsus serta sinergitas strategi dan kebijakan-kebijakan nasional lainnya.

BPN: Prabowo-Sandi Menang, Siap Wujudkan Papua Adil Makmur (rakyatdigital.com)
BPN: Prabowo-Sandi Menang, Siap Wujudkan Papua Adil Makmur

Sementara itu, Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Papua Yanni mengatakan, setidaknya ada tiga isu penting yang menjadi komitmen politik Prabowo-Sandi untuk mewujudkan Papua yang Adil dan Makmur.

Pertama, Pemekaran Papua menjadi lima provinsi berdasarkan lima wilayah adat. Prabowo-Sandi, kata Yanni, menilai Provinsi Papua memiliki wilayah yang sangat luas dengan sumberdaya alam melimpah. Sudah saatnya dimekarkan minimal menjadi lima provinsi.

“Melalui pemekaran ini maka pembangunan di semua sektor pada lima wilayah adat dapat dipacu secara lebih cepat, karena ada lima APBD provinsi di situ. Kelima wilayah adat itu masing-masing Mamta, Anim Ha, Saereri, Mee Pago dan La Pago,” katanya.

Kedua, alokasi otsus diberlakukan secara parmanen. Menurut Yanni, otonomi khusus bagi Papua termasuk Aceh merupakan amanat negara yang sudah dijamin dalam konstitusi. Sebab itu, sangat tidak tepat jika alokasi dana otsus diatur dalam undang-undang dengan memiliki jangka waktu tertentu.

“Tidak boleh kekhususannya parmanen, sementara anggarannya bersifat temporal, ini keliru. Jadi Prabowo-Sandi berkomitmen mengubah cara pandang negara terhadap Papua dalam konteks penerapan otonomi khusus,” ucapnya.

Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Papua, Yanni (rakyatdigital.com)
Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Papua, Yanni

Ketiga, Papua memiliki  potensi sumberdaya alam yang sangat besar dan hampir semua jenis sumberdaya alam ada di Papua. Sebab itu, Prabowo-Sandi, kata Yanni, berkomitmen memberikan akses yang lebih besar kepada  putra-putri terbaik Papua menduduki jabatan-jabatan strategis di  semua kementerian.

“Jadi bukan hanya satu orang menteri sebagaimana selama ini terjadi, tetapi juga harus ada pada jabatan-jabatan struktural di semua kementrian,” pungkasnya.

Dengan demikian, jika Prabowo-Sandi menang dalam Pilpres 2019 mendatang maka siap mewujudkan Papua Adil Makmur.