Disdukcapil Jabar Berdalih Tak Punya Data Lengkap Terkait e-KTP WNA Di Cianjur

0
84
Disdukcapil Jabar Berdalih Tak Punya Data Lengkap Terkait e-KTP WNA Di Cianjur (rakyatdigital.com)
Disdukcapil Jabar Berdalih Tak Punya Data Lengkap Terkait e-KTP WNA Di Cianjur

Terkait temuan daftar 17 warga negara asing (WNA) yang sudah memiliki KTP elektronik, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Jawa Barat buka suara. Temuan yang membuat polemik itu terjadi akibat kesalahan teknis dalam meng-input Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Dijelaskan Heri Suherman, Kadisdukcapil Jabar bahwa pemilik KTP yang disebut orang asing sebetulnya adalah warga negara Indonesia (WNI). Tetapi dalam daftar pemilih tetap (DPT) salah memasukkan NIK sebagai WNA.

“Yang masuk ke DPT itu warga Indonesia orang Cianjur, tetapi kesalahan input data sehingga NIK-nya itu NIK WNA,” jelasnya saat dihubungi, Rabu (27/2).

Heri menyatakan bahwa setiap warga negara asing wajib memiliki dokumen Kartu Izin Tetap Tinggal (Kitap) dan harus memiliki KTP. Aturan itu tertuang dalam UU 24/2013 selama yang bersangkutan berumur 17 tahun atau sudah menikah. Tetapi, untuk WNA tidak punya hak pilih.

Disdukcapil Jabar Berdalih Tak Punya Data Lengkap Terkait e-KTP WNA Di Cianjur (rakyatdigital.com)
Disdukcapil Jabar Berdalih Tak Punya Data Lengkap Terkait e-KTP WNA Di Cianjur

Hanya saja, dia tidak mempunyai data lengkap mengenai WNA yang memiliki KTP. Alasannya, semua itu ada di tangan pemerintah pusat atau pemerintah kota Kabupaten masing-masing.

“Berapa orang asing yang sudah memiliki KTP itu memang data base-nya ada di pusat. Provinsi tidak bisa mengakses itu,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat, Rifqi Ali Mubarok menegaskan setiap WNA tidak bisa memilih dalam Pemilu meski mempunyai KTP.

Sedangkan untuk kasus yang di Cianjur, pihaknya akan meminta klarifikasi langsung kepada Disdukcapil Cianjur. Namun demikian, masalah tersebut sudah dapat diselesaikan dengan memperbaiki NIK.

Di tempat terpisah, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi Nurudin menjelaskan pihaknya memiliki data Kitap untuk WNA di wilayah Sukabumi, Kabupaten Sukabumi dan Cianjur. Total yang ada dalam datanya, ada sebanyak 111 orang yang memiliki Kitap. Untuk Cianjur, dari 57 WNA, yang mempunyai KTP baru 27 orang.

Adapun, mereka terbagi menjadi beberapa kategori. Seperti menjadi tenaga kerja asing di peternakan, Direktur Utama atau menjadi komisaris di sebuah perusahaan. Mereka berasal dari beberapa negara, seperti Tiongkok atau Korea.