Gara-Gara Romi PPP-PKB Ribut, Koalisi Jokowi Di Ambang Kehancuran

0
52
Gara-Gara Romi PPP-PKB Ribut, Koalisi Jokowi Di Ambang Kehancuran (rakyatdigital.com)
Gara-Gara Romi PPP-PKB Ribut, Koalisi Jokowi Di Ambang Kehancuran

Usai terjadi keributan antara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), koalisi Jokowi diambang kehancuran. Keributan tersebut terkait kasus jual beli jabatan yang dilakukan Ketua Umum PPP, Romahurmuziy (Romi).

Hal tersebut dikatakan pengamat politik Muslim Arbi dalam pernyataan, Senin (18/3/2019).

“PPP tidak terima PKB yang menyebut kelakuan Romi musuh Islam. Dan PPP menyebut PKB punya kasus kardus durian yang melibatkan Cak Imin,” kata Muslim.

Menurut Muslim, konflik PPP dan PKB membuat simpatisan maupun kader kedua partai beralih ke calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto.
“Sekarang sudah ada PPP Khittah yang mengarahkan suara ke Prabowo,” ujar Muslim.

Pengamat politik, Muslim Arbi (rakyatdigital.com)
Pengamat politik, Muslim Arbi

Sementara itu Zaini Shofari, Ketua DPC PPP Kota Bandung geram dengan pernyataan Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Maruf Amin yang menyebut Romi sebagai musuh Islam lantaran tersandung kasus korupsi.

Menurut Zaini, ketua Lembaga Dakwah PBNU itu tidak mempunyai kewenangan untuk mengurusi persoalan internal yang sedang dihadapi oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

“Seharusnya setiap peristiwa apapun harus dijadikan bagian dari sebuah kesadaran berpolitik, bukan kemudian mencabik-cabik apalagi memaki dan menghujat internal partai lain,” kata Zaini, Minggu (17/3).

Dengan tertangkapnya Romi, maka PPP mengadakan Rapat Pengurus Harian Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP) dan menetapkan Suharso Monoarfa sebagai Pelaksana Tugas Ketua Umum PPP menggantikan Romahurmuziy.

Hasil rapat tersebut menyepakati pemberhentian Romahurmuziy sebagai Ketua Umum PPP lantaran kasus dugaan jual-beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama kemudian memilih Suharso Monoarfa sebagai Plt Ketum PPP yang akan dikukuhkan dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) dan mengadakan Mukernas dalam waktu dekat.

Sebelumnya, pernyataan Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin, Maman Imanulhaq, yang menyebut Ketua Umum PPP, Romahurmuziy sebagai musuh Islam, membuat kader PPP meradang.

Maman Imanulhaq menyampaikan pernyataan itu saat berpidato dalam acara deklarasi Alumni Universitas Nasional (Unas) di Studio For Jokowi, Jakarta, Sabtu (16/3/2019). Pernyataan tersebut kemudian dianggap menghina Partai Persatuan Pembangunan (PPP).