Prabowo Awali Kampanye Terbuka Dari Makassar, Berakhir Di Tangerang

0
19
Prabowo Awali Kampanye Terbuka Dari Makassar, Berakhir Di Tangerang

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menyatakan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto akan mengawali kampanye terbuka Pilpres 2019 di Makassar, Sulawesi Selatan dan berakhir di Tangerang, Banten.

Hal tersebut disampaikan Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade di Hotel Atlet Century, Jakarta, Kamis (21/3).

“Pak Prabowo rapat pertama kali kampanye akbar itu berdasarkan keputusan sementara di Makassar,” kata Andre.

Wakil Sekjen Partai Gerindra ini mengatakan, terkait pemilihan di Makassar, hal itu dilakukan karena Prabowo belum pernah kampanye besar di daerah tersebut. Selain itu pada Pilpres 2014, Prabowo kalah di Sulsel. Pada Pilpres 2014, pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla menang telak dari Prabowo-Hatta Rajasa. Jokowi mengantongi 71,41 persen suara, sementara Prabowo sebanyak 28,59 persen suara.

“Insyaallah di 2019 ini kami menang besar di Sulawesi,” tutur Andre.

Juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade (rakyatdigital.com)
Juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade 

Andre menyampaikan, untuk membalikkan kekalahan Prabowo dari Jokowi di Jateng dan Jatim pada Pilpres 2014 silam, pihaknya akan maraton kampanye terbuka di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Kami ingin mengejar kekalahan di Jawa Tengah dan berharap bisa menang di Jawa Timur,” ujar Andre usai dari rapat terbuka di Makassar pada 24 Maret 2019.

Sementara di Tangerang adalah titik akhir kampanye terbuka Prabowo. Dijelaskan Andre, alasan pihaknya memilih Tangerang sebagai titik akhir karena terdapat sejumlah agenda di Jakarta jelang penutupan masa kampanye terbuka. Selain itu, debat pamungkas antar kandidat Pilpres 2019 pada 13 April 2019 yang berlangsung sama dengan akhir masa kampanye terbuka tersebut.

“Di Banten kami tutup terakhir karena malamnya harus debat kandidat. Sehingga kalau Tangerang dengan Jakarta tidak terlalu jauh,” ucap Andre.

Andre juga menyebut, selama kampanye terbuka Prabowo kemungkinan tidak akan satu panggung dengan Sandiaga. Dikarenakan keduanya saling berbagi tugas untuk menggalang dukungan. Adapun pembagian tugas antara Prabowo dan Sandi untuk mengoptimalkan kampanye terbuka yang berlangsung tidak sampai satu bulan.

“Tidak semua wilayah bisa kami datangi. Jadi ada yang Pak Prabowo datang, ada Bang Sandi datang, ada yang juru kampanye nasional yang datang,” jelasnya.

Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Ahmad Muzani (rakyatdigital.com)
Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Ahmad Muzani

Di tempat terpisah, Wakil Ketua BPN, Ahmad Muzani, mengatakan Sandiaga Uno akan memulai kampanye terbuka di Jawa Tengah yaitu di Sragen pada 24 Maret mendatang. Berbeda dengan Andre, Muzani mengatakan ada di beberapa titik Prabowo dan Sandiaga akan melakukan kampanye bersama.

“Keduanya akan bertemu di titik-titik tertentu dan kampanye ini akan kita jadikan sebagai sebuah pesta bagi lebaran rakyat di setiap kampanye,” katanya.

Diketahui, dalam pelaksanaan kampanye akbar, KPU membagi kedua pasangan calon ke dalam dua zona utama. Prabowo-Sandi mendapat jatah lebih dulu berkampanye di zona A sedangkan Joko Widodo-Ma’ruf Amin di zona B.

Zona A meliputi daerah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku dan Papua.

Sementara, Zona B terdiri dari daerah Bengkulu, Lampung, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Yogyakarta, Jawa Timur, Banten, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Papua Barat.

Kemudian, kedua paslon dan partai politik pengusung nantinya akan saling bertukar posisi setiap dua hari sekali hingga 13 April 2019 untuk menggelar kampanye rapat umum di daerah yang sudah ditentukan.