Prabowo Tiba Di Makassar, Disambut Shalawat Badar

0
136
Prabowo Tiba Di Makassar, Disambut Shalawat Badar

Usai melakukan kegiatan kampanye terbuka di Manado, Sulawesi Utara,  Prabowo Subianto melanjutkan kampanye terbuka di Makassar, Sulawesi Selatan. Kedatangan Calon Presiden nomor urut 02 disambut Shalawat Badar ribuan warga Makassar, Sulawesi Selatan.

Habib Hamid Al Hamid yang memimpin langsung pembacaan Shalawat Badar itu bersama ribuan warga Makassar, Sulawesi Selatan di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan.

“Marilah kita sambut calon Presiden kita yang kita cintai, yang didukung oleh ulama, lantunkan Shalawat Badar,” kata Habib Hamid dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (24/3/2019).

Dalam pidato sambutannya, Prabowo juga mengucapkan terima kasih kepada warga Sulawesi Selatan yang sudah menyambutnya dengan hangat. Prabowo menilai acara yang didominasi oleh kaum emak-emak juga turut memeriahkan kehadirannya di Makassar, Sulawesi Selatan.

Prabowo Tiba Di Makassar, Disambut Shalawat Badar (rakyatdigital.com)
Prabowo Tiba Di Makassar, Disambut Shalawat Badar

“Sulawesi Selatan luar biasa, terima kasih atas sambutannya. Dukungan kalian menambah semangat saya untuk membela rakyat Indonesia,” tutur Prabowo dalam sambutannya.

Mantan Danjen Kopassusu itu juga mengajak seluruh warga Sulawesi Selatan untuk berjuang bersama dirinya dalam memenangkan Pilpres 2019 pada 17 April mendatang.

“Saya meminta kepada seluruh rakyat Indonesia Timur khususnya Sulawesi Selatan untuk ikut jaga TPS hingga perhitungan selesai. Kalau perlu bawa tiker dan bekal makanan, mari berjuang bersama kami,” ungkapnya.

Diketahui, Shalawat Badar merupakan syair yang sangat familiar di kalangan nahdliyin (warga Nahdlatul Ulama). Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia kurang lebih artinya sebagai berikut;

Rahmat dan keselamatan Allah, semoga tetap untuk Thaaha (nama lain Nabi Muhammad) utusan Allah. Rahmat dan keselamatan Allah, semoga tetap untuk Yasin (nama lain nabi Muhammad) kekasih Allah.

Kami berwasilah dengan berkah “Basmalah”, dan dengan Nabi sang Petunjuk, lagi utusan Allah. Dan dengan berkah seluruh orang yang berjuang karena Allah, sebab berkahnya para sahabat yang berjuang dalam perang Badar ya Allah.

Adapun, Shalawat Badar digubah oleh KH. Raden Muhammad Shiddiq Baa Syaiban asal Makam Agung, Tuban di Banyuwangi.