Prabowo Presiden, Bersumpah Tak Gunakan TNI-Polri Untuk Kepentingan Politik

0
94
Prabowo Presiden, Bersumpah Tak Gunakan TNI-Polri Untuk Kepentingan Politik (rakyatdigital.com)
Prabowo Presiden, Bersumpah Tak Gunakan TNI-Polri Untuk Kepentingan Politik

Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto bersumpah, jika terpilih menjadi Presiden RI 2019-2024 tidak akan menggunakan Polri, TNI, Jaksa dan kepala daerah untuk kepentingan politiknya. Prabowo mengatakan akan menjaga mandat yang telah diberikan oleh rakyat.

Sumpah tersebut disampaikan Ketua Umum Partai Gerindra di hadapan ribuan pendukungnya saat melakukan kampanye terbuka di lapangan Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/3/2019).

“Saya bersaksi di sini di depan televisi saya bersumpah kalau saya jadi presiden nanti saya tidak akan menggunakan Polisi, Tentara, Intelejen, Jaksa, Bupati, Gubernur, tidak akan saya gunakan untuk kepentingan politik saya. Itu sumpah saya,” tutur Prabowo.

Selain itu Mantan Danjen Kopassus itu juga berjanji, jika terpilih akan memperbaiki gaji semua aparat hukum. Dengan gaji yang baik, kata Prabowo, maka aparat penegak hukum tidak mudah untuk disogok.

“Kita sudah hitung, kita akan perbaiki gaji semua aparat, kenapa? Kenapa? Kenapa? Supaya aparat kita tidak bisa disogok,” ujar Prabowo.

Prabowo Presiden, Bersumpah Tak Gunakan TNI-Polri Untuk Kepentingan Politik (rakyatdigital.com)
Prabowo Presiden, Bersumpah Tak Gunakan TNI-Polri Untuk Kepentingan Politik

Kemudian, Prabowo menjelaskan aparat hukum yang pertama akan diberi kenaikan gaji adalah hakim. Menurutnya hakim merupakan tempat terkahir bagi rakyat untuk berlindung dalam mencari keadilan.

“Hei hakim, kalian adalah tempat terakhir rakyat berlindung. Selalu belalah rakyatmu. Kalau kau tidak bela, siapa lagi yang bela,” jelasnya.

Selain hakim, pasangan cawapres Sandiaga Uno itu juga mengungkapkan akan turut menaikan gaji TNI dan Polri. Prabowo mengatakan akan membesarkan kedua institusi tersebut.

“Polisi kita bikin yang terhebat. Tentara akan kita besarkan. Kita tidak mau negara kita diinjek-injek bangsa lain,” tandas Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo mengatakan para personel Kepolisian maupun prajurit TNI bisa mendapatkan pangkat dan digaji lantaran kontribusi rakyat. Menurutnya, TNI, Polri, Jaksa maupun intelijen harus bekerja untuk rakyat bukan untuk kepentingan politik sesaat.

Hadir dalam kampanye terbuka tersebut antara lain Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon, Sekretaris Jenderal Partai Berkarya Priyo Budi Santoso, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Rachmawati Soekarnoputri. Selain itu, juga dihadiri Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi Neno Warisman dan Ketua Umum FPI Sobri Lubis.