Suara Prabowo Menyusut, KPU Akui Salah Proses Input Data 

0
23
Suara Prabowo Menyusut, KPU Akui Salah Proses Input Data (rakyatdigital.com)
Suara Prabowo Menyusut, KPU Akui Salah Proses Input Data 

Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah menjadi sorotan terkait proses penghitungan data melalui form C1 yang dilakukannya. Hal tersebut dikarenakan, ada data yang tidak akurat antara form C1 yang diunggah dengan input penghitungan suara yang dilakukan di website KPU.

Kasus tersebut terjadi di TPS 093, Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara,  Jakarta Timur. Dimana dalam scan C1 yang diunggah, suara pasangan Jokowi-Ma’ruf 47, sementara pasangan Prabowo-Sandiaga 162 suara.

Namun, dalam data yang diinput KPU, suara Jokowi-Ma’ruf naik menjadi 180, sedangkan untuk suara Prabowo-Sandiaga menyusut menjadi 56. Hal inipun ramai diperbincangkan di sosial media.

Suara Prabowo Menyusut, KPU Akui Salah Proses Input Data (rakyatdigital.com)
Suara Prabowo Menyusut, KPU Akui Salah Proses Input Data

Mengenai hal tersebut, Komisioner KPU, Evi Novida Ginting Manik mengakui, ada kesalahan proses input data. Dimana, kata dia, data yang diinput dan diunggah dari C1 salah alamat.

“Ada kesalahan kirim alamat kelurahan. Sama-sama nomor TPS 93, tapi beda kelurahan,” kata Evi, Jumat (19/4).

Dijelaskan Evi, data yang diinput ternyata berasal dari Kelurahan Cipinang Cempedak. Sementara, unggahan form C1 berasal dari Bidara Cina.

“Yang terinput di TPS 93 Bidara Cina adalah TPS 93 Kelurahan Cipinang Cempedak, Jatinegara. Akan dikoreksi,” jelas Evi.

Lebih lanjut, Evi juga menjelaskan proses scan form C1 dari TPS hingga diunggah ke website KPU. Seluruh C1 dibawa oleh petugas di TPS ke KPU tingkat kabupaten/kota. Setelah itu, barulah petugas KPU di daerah yang mengunggahnya.

Suara Prabowo Menyusut, KPU Akui Salah Proses Input Data (rakyatdigital.com)
Suara Prabowo Menyusut, KPU Akui Salah Proses Input Data

“C1 dari TPS dikumpulkan oleh PPS dan PPK kemudian diserahkan kepada KPU Kabupaten/Kota untuk discan dan entry dan dikirim ke KPU,” lanjut Evi.

Karena itu, Evi mengimbau kepada seluruh jajaran KPU tingkat kabupaten dan kota untuk lebih hati-hati dan teliti, agar kesalahan input data tidak terulang. “Tidak terburu-buru entry (C1) dan teliti,” pungkas Evi.

Diketahui, terjadi kesalahan proses input data di TPS 093, Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara,  Jakarta Timur. Dimana dalam scan C1 yang diunggah, suara pasangan Jokowi-Ma’ruf 47, sementara pasangan Prabowo-Sandiaga 162 suara.