Prabowo Hadiri Ijtima’ Ulama Dan Tokoh Nasional 3 Di Sentul

0
59
Prabowo Hadiri Ijtima' Ulama Dan Tokoh Nasional 3 Di Sentul (rakyatdigital.com)
Prabowo Hadiri Ijtima' Ulama Dan Tokoh Nasional 3 Di Sentul

Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menghadiri acara Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional 3 di Hotel Lorin Sentul, Bogor, Jawa Barat pada Rabu (1/5). Prabowo hadir mengenakan baju ciri khasnya berwarna cokelat dipadukan dengan songkok hitam tanpa didampingi cawapres Sandiaga Uno.

Sekitar pukul 16.11 WIB, Ketua Umum Partai Gerindra itu tiba di lokasi acara. Kedatangan Prabowo disambut teriakan takbir dan iring-iringan selawat oleh orang-orang yang berada di lobi hotel tersebut, Rabu (1/5/2019).

Prabowo tampak didampingi oleh Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais dan Waketum Gerindra, Fadli Zon seiring berjalan masuk ke dalam hotel. Dalam struktur Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Amien menjabat sebagai Ketua Dewan Pengarah.

Kemudian, saat Prabowo dan rombongan lainnya ingin masuk ke dalam hotel terlihat ratusan anggota Laskar Pembela Islam (LPI) dan Hasmi membuat pagar betis sehingga awak media tidak bisa mendekati Prabowo. Mantan Danjen Kopassus ini hanya melempar senyum dan memberi hormat kepada orang-orang yang berada di lobi hotel tersebut.

Prabowo Hadiri Ijtima' Ulama Dan Tokoh Nasional 3 Di Sentul (rakyatdigital.com)
Prabowo Hadiri Ijtima’ Ulama Dan Tokoh Nasional 3 Di Sentul

Adapun, Ijtima Ulama III adalah acara yang digelar sejumlah ulama pendukung paslon 02 yang beragendakan mengenai pembahasan kecurangan pemilu yang diduga dilakukan Paslon 01, Jokowi-Ma’ruf Amin.

Sebelum kedatangan Prabowo, Secretary Commite Ijtima’ Ulama dan Tokoh Nasional 3, Munarman menyampaikan rekomendasi BPN agar menuntut Bawaslu mendiskualifikasi Paslon 01 karena banyaknya kecurangan terstruktur, sistematif, dan masif pada PIlpres 2019.

“Kami mendorong BPN untuk menempuh lima mekanisme penyelesaian yaitu mengadukan penyelenggara pemilu yang tidak netral dan melanggar etik ke Badan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (BKPP), sengketa pidana ke tim penegakkan hukum terpadu (Gakkumdu), sengketa administrasi KPU ke Pengadilan tata Usaha Negara (PTUN), sengketa hasil pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK) dan sengketa proses kecurangan pemilu ke Bawaslu RI,” katanya.

“Kami yakin dengan bukti data kecurangan yang ada pada 01 akan terkena sanksi terberat yaitu pembatalan calon atau didiskualifikasi, bukti-bukti kecurangan terstruktur, sistematis dan lengkap ini akan kami sampaikan nanti ke lembaga atau instansi yang berwenang,” lanjut Munarman.

Sementara itu, tampak hadir dalam acara tersebut beberapa tokoh, seperti Ketua GNPF Ulama Yusuf Muhammad Martak, Ketua Panitia Ijtimak Ulama dan Tokoh III Slamet Ma’arif, Presiden PKS Sohibul Iman, Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso, Haikal Hassan, dan Abdul Rasyid Abdullah Syafii.