Keluar Atau Bertahan, Gerindra Hormati Hak Politik Partai Koalisi Prabowo

0
70
Keluar Atau Bertahan, Gerindra Hormati Hak Politik Partai Koalisi Prabowo (rakyatdigital.com)
Keluar Atau Bertahan, Gerindra Hormati Hak Politik Partai Koalisi Prabowo

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra menegaskan, bahwa Partai Gerindra menghormati jika ada partai pengusung paslon 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno yang ingin mengambil sikap lain. Hal tersebut terkait dengan sikap manuver Partai Demokrat.

Demikian disampaikan Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade saat dikonfirmasi, Selasa (7/5).

“Saya mengklarifikasi bahwa pernyataan saya adalah bahwa kami menghormati hak partai politik koalisi kami yang ingin bertahan atau keluar,” ujar Andre.

“Jadi kalau ada yang ingin keluar tentu kami tidak bisa memaksa dan juga tidak ingin meminta serta memohon agar mereka bertahan, itu hak partai politik itu,” lanjutnya.

Keluar Atau Bertahan, Gerindra Hormati Hak Politik Partai Koalisi Prabowo (rakyatdigital.com)
Keluar Atau Bertahan, Gerindra Hormati Hak Politik Partai Koalisi Prabowo

Dijelaskan Andre, bahwa Partai Gerindra tidak akan memohon kepada partai tersebut supaya tetap bertahan di barisan Prabowo-Sandi. Menurutnya, setiap partai memiliki hak masing-masing.

“Tetapi yang jelas kami sekali lagi, kami tentu berharap partai partai politik yang ada di dalam koalisi kami tentu seandainya yang ada ingin keluar tentu menjaga etika politik dengan sesuai peribahasa datang tampak muka, tentu pergi tampak punggung,” tuturnya.

Wakil Sekjen Partai Gerindra itu berharap, keputusan politik yang diperjuangkan bersama maka diakhiri pula dengan cara kebersamaan. Hal tersebut sebagai etika politik yang mesti ditunjukkan.

“Jadi tidak benar saya bilang Demokrat silakan keluar sekarang juga seperti berita sebelumnya, saya ingin mengklarifikasi hal itu, jadi saya hanya menyampaikan kalau ada yang ingin keluar yaitu hak yang kami hormati, tapi sesuai etika datanglah bicara dulu,” ungkap Andre.

Namun demikian, partai Gerindra meyakini bahwa Partai Demokrat tetap komitmen berada dalam koalisi Prabowo-Sandi sesuai dengan sikap Sekjen Partai Demokrat, Hinca Panjaitan.

“Tetapi tentu kami berharap tidak ada teman-teman yang genit, teman-teman Demokrat yang genit di media mainstream maupun sosial, bahkan ada yang bicara bahwa seandainya pak Prabowo tanggal 22 kalah kami akan keluar dari koalisi saya rasa enggak patut ya bicara seperti itu,” pungkas Andre.

Jadi, akan keluar atau bertahan, Partai Gerindra tetap hormati hak politik partai koalisi Prabowo. Sebab dalam berpolitik juga memiliki etika politik yang harus ditunjukkan, berjuang bersama dan berakhir pun dengan cara kebersamaan.