TNI-Polri Kerahkan 8 Kompi Amankan Gedung MK

0
19
TNI-Polri Kerahkan 8 Kompi Amankan Gedung MK (rakyatdigital.com)
TNI-Polri Kerahkan 8 Kompi Amankan Gedung MK

Jelang rencana Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga mengajukan gugatan Pilpres 2019, pengamanan di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) diperketat, Jumat (24/5/2019). Dikabarkan sejumlah massa akan mendampingi pelaporan Prabowo-Sandiaga atas kecurangan Pemilu 2019.

Berdasarkan pantauan, hingga pukul 11.50 WIB, pengamanan di sekitar Mahkamah Konstitusi (MK) tampak diperketat. Belasan personel bersiaga di depan Kementerian Perhubungan maupun dekat kantor RRI.

Sejumlah tameng pun dijejerkan di kedua sisi. Begitu juga dengan mobil watercannon dan baracuda terlihat bersiaga di depan Gedung MK.

Sementara itu, Kapolres Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan mengatakan, kepolisian bersama TNI akan menerjunkan delapan kompi pasukan. Ia mengatakan pengamanan di depan MK sebagai pengamanan normal.

“Saat ini yang ada di kantor MK gabungan TNI polri ada delapan kompi,” kata Harry saat meninjau kondisi kompleks Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (24/5/2019).

Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Harry Kurniawan (rakyatdigital.com)
Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Harry Kurniawan

Menurut Harry, pengamanan biasa yang dilakukan dalam rangka tahapan Pemilu 2019. Ia meyakinkan, satuan pengamanan siap untuk bertugas demi menjaga ketertiban. Mereka pun sudah mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dalam pendaftaran sengketa pemilu.

Nantinya, jika terjadi aksi oleh sejumlah massa yang datang di MK, maka pihaknya pun sudah menyiapkan personel untuk pengamanan.

“Karena aksi tersebut memang disiapkan [personel] untuk antisipasi baik keamanan objek, yang akan melaporkan dalam sengketa, atau aksi masyarakat yang melakukan aksi di sekitar MK,” ujar Harry.

Namun demikian, Harry menuturkan belum mengantongi laporan, terkait jumlah massa aksi yang akan turun ke jalan hari ini. Rencananya aksi akan digelar Kelompok Masyarakat Cinta Damai di MK pada hari ini.

Adapun, aksi massa hari ini, Jumat (24/5/2019) bertetapan dengan hari terakhir pendaftaran permohonan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019.

Pendaftaran legislatif berakhir pada pukul 01.45 WIB sementara sengketa Pilpres 2019 pukul 24.00 WIB. Pendaftaran sengketa legislatif masih berlangsung meski sudah melewati masa pendaftaran.

Sementara itu, pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno akan mengajukan permohonan sengketa hasil Pilpres pada Jumat sore.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here