Gerindra Minta DPR Desak Pembentukan TGPF Kerusuhan 22 Mei

0
16
Gerindra Minta DPR Desak Pembentukan TGPF Kerusuhan 22 Mei (rakyatdigital.com)
Gerindra Minta DPR Desak Pembentukan TGPF Kerusuhan 22 Mei

Anggota Fraksi Partai Gerindra, Sodik Mudjahid meminta Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) membahas pembentukan tim gabungan pencari fakta (TGPF) independen terkait kerusuhan aksi 22 Mei. Menurut Sodik, DPR harus mendesak pemerintah segera membentuk TGPF untuk menginvestigasi peristiwa kerusuhan yang sudah menimbulkan korban jiwa tersebut.

Usulan tersebut disampaikan Sodik saat mengajukan interupsi dalam Rapat Paripurna ke-18 DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (28/5/2019).

“Kami mengusulkan ada agenda pembahasan ini untuk mendesak pemerintah membentuk tim independen gabungan pencari fakta,” ujar Sodik.

Wakil Ketua Komisi VIII itu menilai, insiden kerusuhan pada 22 Mei dapat dikategorikan sebagai bencana nasional. Dengan demikian, DPR harus mengambil sikap dan mendesak pembentukan TGPF untuk mengungkap peristiwa kerusuhan itu.

Gerindra Minta DPR Desak Pembentukan TGPF Kerusuhan 22 Mei (rakyatdigital.com)
Gerindra Minta DPR Desak Pembentukan TGPF Kerusuhan 22 Mei

Dikatakan Sodik, banyak kasus-kasus dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang hingga kini belum dituntaskan seperti pembunuhan aktivis HAM Munir, teror terhadap penyidik KPK Novel Baswedan, dan penembakan mahasiswa Trisakti pada 1998.

“Marilah kita sekarang melakukan sebuah upaya baru, tim gabungan pencari fakta agar tidak lagi ada utang masa lalu,” ujarnya.

Sementara itu, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) sendiri telah membentuk tim khusus untuk mengusut peristiwa tersebut. Tim khusus telah bekerja sejak kerusuhan terjadi pada 21 Mei lalu.

Diketahui, insiden kerusuhan pada 21-22 Mei yang melibatkan antara massa yang menggelar aksi unjuk rasa menolak kecurangan Pilpres 2019 dan aparat keamanan terjadi di depan Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Berdasarkan keterangan Divisi Humas Polri, korban meninggal dunia akibat kerusuhan saat aksi protes terhadap hasil Pilpres 2019 berjumlah delapan orang dan ratusan lainnya luka-luka. Dari korban yang meninggal ada diantaranya anak-anak teridentifikasi terkena peluru tajam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here